spanglish
sehabis lari pagi keliling UI, gw ke kosan eries. rencananya mo ikut ngenet di kamar aip. tapi sayang billing internetnya lagi mati. ga bisa ngenet deh.
terus temen-temen pada mesen makanan. kebetulan gw juga belum makan pagi. ya sudah gw juga ikutan mesen makanan.
sembari makan, temen gw, ebong, nytel film judulnya "spanglish". syukur deh makan kali ini ga ada canda. cuman sembari lewat ebong nawarin gw "Rif, Dji sam Soe tuh". kontan saja gw langsung ketawa. ceritanya gini, gw dulu maen PS ma temen gw anak elektro gundar, amanya arif. sembari maen PS temen gw ini ngerokok terus. sementara gw ga pernah ngerokok.terus gw ngerasa ga enak sama asap rokoknya. ya udah daripada jadi perokok pasif gw minta rokoknya aja sekalian. berita gw merokok pun langsung menyebar seantero kos-kosan yang ada temen2 gw di sana. reaksi temen-temen gw beragam. ada yang marah, ada yang kesel tapi kebanyakan sih pada seneng. terimakasih untuk perhatiannya temen-temen :P. tidak beberapa lama kemudian temen gw lulusan STAN dan sekarang sudah gawe maen ke kosan. dia bawa rokok Dji sam soe. gw nyoba gimana sih rasa dji sam soe. soalnya pengalaman ngerokok pertama gw, ga ngerasa ada kenikmatan. akhirnya gw diajarin ngerokok ma temen gw ini. tapi diketawain temen-temen juga. "gila arif, belajar ngerokok langsung make dji sam soe". dan gw pun menceritakan pengalaman itu pada temen-temen. semenjak saat itu, temen2 gw yang biasa ngerokok selalu nawarin gw saat gw bareng mereka. hehe.. padahal gw cuman coba-coba. gw tolak secara halus aja. "wah, gw kayaknya sudah cinta berat sama dji sam soe, jadi sorry ya gw ga ngerokok sejenis marlboro, gudang garam filter, jarum super, dll. pokoknya gw dah cinta berat sama dji sam soe" begitu gw sering menolak halus tawaran mereka. sebenarnya sih gw cuman tidak ingin merokok saja. dan saat ditawarin ebong pun ‘yang dji sam soe’ itu gw tetep menolak
balik ke film tadi (gw memang mo cerita film kok). wah film ini bener-bener seru, lucu, dan banyak banget pelajaran psikologinya. sambil nonton gw ma temen-temen sering ketawa ngelihat acting para aktor yang terlibat di dalamnya.
semuanya berhasil menjiwai peranannya masing-masing. apalagi si kecil christina moreno tokoh utama yang bercerita dalam film ini. salut banget gw.kalo ada di indonesia dan sekampus ma gw kayaknya gw bakal jatuh cinta tuh. smart dan cerita banget, dan yang ga kalah fisiknya man, sejujurnya naluri kelelakian gw mengatakan "tuh anak ‘cantik, imut, dan manis’ banget deh", pokoknya keren abis deh
cerita filmnya sendiri begini :
Film di buka dengan cerita christina moreno yang sudah berhasil masuk ke universitas (apa ya, terkenal banget kok) di Amerika Serikat. kemudian christina menceritakan pengalamannya dari kecil sampai masuk universitas pada sebuah toko penerbitan. dan film pun berjalan berdasarkan cerita christina ini (kayak princess diary gitu deh). "mungkin bagi setiap orang, bunda teresa sangat mengagumkan, tapi bagiku ibuku lebih hebat dibandingkan dengan bunda teresa" begitu kurang lebih christina membuka ceritanya. dan berikutnya film bercerita tentang ibu christina moreno yakni Flor merono.
Flor moreno berasal dari Meksiko. ia menjadi single parent bagi anaknya, christina. Flor berwatak keras, tapi sangat menyayangi anaknya. ia seorang penganut katolik yang taat yang sangat tahu betapa tidak enaknya arti ‘penyesalan’. awalnya Flor bersikeras membesarkan anaknya di meksiko. tapi kondisi perekonomian di meksiko yang tidak begitu bagus membawanya ke ameriak serikat. Flor pun mencoba mengadu nasib di negeri paman sam itu. tapi sayang ia tidak dapat berbahasa inggris. oleh karena itu ia mencari kawasan yang banyak penduduk hispaniknya. akhirnya ia memilih los angels yang penduduk
hispaniknya lebih dari 40%. ia awalnya bekerja sebagai penjaga toko. tapi seiring bertambahnya waktu dan semakin besarnya christina gaji yang didapat sebagai penjaga toko pun kurang. akhirnya ia manambah jam kerjanya sebagai pelayan sebuah klub malam (bar). tapi untuk menjaga dan mengawasi perkembangan anaknya Flor sering kali membawa christina ke tempat ia bekerja. suatu kali ia membawa anaknya ke klub malam tempatnya bekerja. seorang remaja pria kemudian mengajak christina berdansa. Flor pun memperhatikan gerak-gerik si pemuda. si pemuda nakal, pada awalnya tangan si pemuda berada di atas pundak christina. tapi lama kelamaan tangan itu mulai turun sedikit demi sedikit ke bahu christina sampai akhirnya tangan itu berhasil memegang pantat christina. tidak sampai di situ saja, si pemuda nakal meremas pantat christina dengan gemas. sontak saja, christina yang tidak pernah diperlakukan seperti itu langsung kaget dan menjerit. keesokan harinya Flor memutuskan berhenti bekerja pada klub malam itu. tentu saja demi keselamatan christina.
Flor pun mencari pekerjaan baru. ia membaca iklan di sebuah surat kabar. ternyata ada keluarga yang sedang mencari pembantu rumah tangga. akhirnya ia berangkat bersama temannya yang dapat berbicara bahasa inggris untuk melamar pekerjaan itu. mulai dari sinilah kelucuan-kelucuan dan aspek-aspek psikologis muncul dalam film ini. saat melakukan wawancara, Deborah Chalsky calon majikan Flor harus belajar mengatakan nama Flor berulang kali. awalnya Deb, panggilan akrab Deborah tertawa mendengar nama Flor. ia mengejanya ‘floor’, dan ia tertawa terbahak-bahak ketika Flor pertama kali menyebutkan namanya. dan setelah belajar berkali menyebut nama Flor akhirnya deborah berhasil. "perfecto" ucap Flor senang. di sini terasa kental aspek psikologis dari penyebutan nama. saat wawancara juga terjadi kejadian-kejadian lucu lainnya. teman Flor sampai keluar mimis dihidungnya karena kecelakaan "terhantam" meja duduk. saat negosiasi gaji juga terjadi kelucuan. saat deborah menanyakan berapa gaji yang diinginkan oleh Flor. Flor menjawab $1000 dollar perminggu. kontan saja si calon majikan terperangah mendengar permintaan gaji Flor. cuman sebelum ke’terperangah’an berlanjut Flor mengatakan bahwa ia hanya becanda. akhirnya gelak tawa
dari deborah dan ibunya (melvyn) terdengar renyah. akhirnya kesepakatan gaji pun terjadi. Flor di gaji $650 perminggunya. gaji itu lebih besar dari dua pekerjaan yang sebelumnya digeluti oleh Flor. pada sesi akhir wawancara ini, Flor dikenalkan kepada kedua anak Deborah yakni putrinya (Bernie) dan putranya (gw lupa namanya siapa ya?).
Flor berkomitmen hanya mengurusi pekerjaannya saja. oleh karena itu ia tidak mau belajar bahasa inggris. menurutnya pekerjaan rumah (sebagai pembantu) tidak ada sangkut pautnya dengan bahasa inggris. ia tetap ingin menjadi orang meksiko yang hispanik itu. tetapi interaksi dengan keluarga yang bahasa kesehariannya inggris membuat Flor sering merasa kesulitan. interaksi kadang dilakukan dengan menggunakan bahasa isyarat. lucu banget. suatu waktu, deborah menghukum putranya. rasa tidak enak yang dialami oleh putranya tersebut terbawa sampai tidur. keesokan harinya, putranya (udah deh saya sebut david aja ya?) tersebut mencari perlindungan. ia bertanya pada ayahnya, Jhon, apakah ayahnya itu juga marah padanya. Jhon menjawab dengan kejujurannya bahwa ia tidak marah. mendengar jawaban Jhon itu pada saat berdua Deborah melabrak suaminya. "apa kau tidak pernah membaca buku psikologi. kita sebagai orang tua harus bersepakat terhadap anak kita. ketika aku marah, kau juga harus terkesan marah kepadanya. biar tidak ada si ibu jahat dan si bapak baik" begitu Deborah melampiaskan amarahnya pada Jhon. Jhon dengan tenang menjawab, "Sayang, maaf jika tindakanku tidak berkenan. tapi aku hanya ingin mengajari anakku dengan kejujuran. dan sejujurnya aku memang tidak marah padanya. dan aku hanya mengatakan itu".
pada suatu waktu yang lain, Jhon sedang mengajari Bernie pelajaran sosial atau sejarah. ternyata Bernie lemah dalam bidang ini. Bernie beralasan karena waktu belajarnya dihabiskan untuk mempelajari matematika. Jhon pun dengan kecerdikannya memancing Bernie. dan Jhon berhasil. ternyata anaknya ini cukup cerdas dalam pelajaran sosial/sejarah. Deborah datang dengan memberikan hadiah berupa pakaian-pakaian kepada Bernie sebagai persiapan ujiannya. Bernie sangat senang menerima hadiah tersebut. tapi ketika Bernie hendak mencoba menggunakan pakaian itu, Bernie kecewa. ternyata ibunya memberikan ukuran baju yang lebih kecil dari yang seharusnya. Bernie prostes. Deb menjelaskan bahwa ia ingin memotivasi Bernie untuk mengecilkan badannya (Bernie memang gemuk). Bernie menangis dan di depan ibunya ia melakukan protes. "Ma, ternyata hadiah yang mama berikan padaku semuanya palsu. semua itu demi kepentingan mama yang tidak senang melihat Bernie apa adanya". keren. egaliter banget bo. Deb pun membujuk Jhon untuk membelanya. tapi Jhon hanya terdiam. Deb pun marah. Jhon berusaha menghindari pertengkaran dengan Deb. ia memilih pergi dan mengantarkan Flor. Di luar, Jhon berteriak-teriak. sangat kesal pada Deb yang memaksakan kehendaknya pada Bernie. Flor jadi ketakutan. tapi Jhon segera meminta maaf. Jhon mengantarkan Flor dengan bahasa yang diam. terakhir saat Flor turun dari mobil Jhon, ada adegan lucu banget
tanpa sepengetahuan Jhon dan istrinya. Flor memodip sedikit baju Bernie agar sesuai. tapi ia tidak tahu bagaimana cara membujuk Bernie menggunakan pakaian yang dibelikan Deb yang telah dimodifikasi. Flor pun menanyakan pada chrstina bagaiman bahasa inggrisnya ‘coba saja’. dengan terpata-pata Flor mengatakan kepada Bernie "Just Try on!". Bernie senang untuk pertama kalinya Flor mencoba berbicara bahasa inggris di depan Bernie. dan ia lebih terkaget-kaget ketika pakaian yang awalnya kekecilan itu menjadi cocok dengannya. thx Flor, ujar Bernie senang. pada suatu hari restoran Jhon dikunjungi oleh majalah time secara mendadak. menguji apakah restoran Jhon memberikan servis yang memuaskan atau tidak kepada para pengunjungnya. Jhon marah karena membuat dirinya kikuk saat memasak. tapi tidak disangka kunjungan wartawan time tersebut justru melambungkan namanya. ia dianggap sebagai koki terbaik di seantero amerika serikat. ucapan selamat pun berdatangan. tapi saat Jhon membaca berita di koran malah ia menyumpah-nyumpah. menurut Jhon itu terlalu berlebihan. Flor pun ingin mengucapkan selamat kepada Jhon, tapi halangan bahasa membuatnya harus bertanya-tanya bagaiman cara mengungkapkannya. ‘berbahagialah’ begiut Flor memberikan ucapan selamatnya. be happy!.
menjelang musim panas. Deb mengajak Jhon untuk mengadakan liburan. Jhon pun setuju. Deb diberi kepercayaan untuk mengurus dalam proses pencarian rumah untuk liburan. Jhon memakai jasa Myke untuk menemukan rumah. Deb begitu terkesan dengan Myke dan mereka melakukan affairs tanpa sepengetahuan Jhon.
Musim liburan pun datang. Jhon sekeluarga pindah rumah sementara. rencanya selama tiga bulan. tapi karena begitu jauh jarak rumah Flor dengan tempat liburan itu, Deb meminta agar Flor tinggal bersamanya. Flor yang memiliki harga diri yang tinggi tidak mau. karena alasan ia juga memiliki seorang anak yang perlu diperhatikan. Deb, memaksa dengan mengatakan ’saya tidak mau kehilangan kamu, tetapi…’, akhirnya Flor pindah ke rumah Deb dengan membawa christina. di sinilah mulai muncul konflik antara Deb dengan Flor. ternyata anak Flor begitu cantik. Deb sangat menyenangi christina karena menurut Deb christina tipe
anak dambaan setiap ibu. "Kau akan menjadi kaya jika kau mau menyewakan rahimmu" begitu komentar Deb ketika pertama kali melihat christina yang begitu mempesona. jujur manis abis.
Jhon memberikan perlombaan kepada anak-anaknya, christina pun boleh ikut juga. perlombaannya adalah mencari berbagai jenis batu laut dengan berbagai warna yang berbeda. masing-masing batu dihargai berbeda. Bernie dan David tidak begitu serius. mereka hanya ingin menikmati liburan. sementara christina begitu bersemangat mencari batu-batu tersebut. ke esokan harinya christina diajak jalan-jalan oleh Deb tanpa seizin Flor. Flor sangat marah kepada Deb. ia juga marah kepada Jhon yang membiarkan istrinya membawa seenaknya saja christina. parahnya lagi ketika christina pulang rambut christina dicat dengan
berbagai warna-warni seperti anak nakal. Flor sangat marah. tapi Deb cuek. ia tidak merasa bersalah sama sekali. malamnya, christina membawa berbagai batu yang berhasil dikumpulkan kepada Jhon. Jhon sangat terkejut melihat begitu banyaknya batu yang berhasil dikumpulkan oleh christina. christina telah menghitung batu-batu tersebut, dan berdasarkan kesepakatan awal Jhon harus membayar 540 dollar. Jhon tidak punya uang sebanyak itu dikantongnya saat itu. Jhon menjanjikan besok ia akan mengambil uang untuk christina. betul saja, ketika pulang Jhon membawa amplop dengan bertuliskan christina. christina pun
mengambil uang itu. ia begitu bahagia. tapi ketika ia menghitung uang itu di dalam kamar ibunya. ibunya kaget dari mana christina memperoleh uang sebanyak itu. christina pun menjelaskan semuanya. Flor yang memiliki harga diri yang tinggi, tidak menerima perlakuan Jhon kepada christina. ia pun datang dan melabrak jhon dengan bahasa spanyol yang langsung diterjemahkan oleh christina.menurut christina keluarga Jhon terlalu mencampuri urusan keluarga Flor. Flor betul-betul marah. Jhon mendengarkan dengan tenang luapan emosi Flor. ketika Flor berhenti, Jhon pun ikut marah pada Flor. menurut Jhon, Flor terlalu membesar-besarkan masalahnya. dan menurut Jhon juga, Flor itu hipokrit. ia bilang Jhon dilarang mencampuri urusan keluarga Flor, tapi Flor sendiri telah ikut campur dalam urusan keluarga Jhon. nyatanya ia telah mengubah pakaian yang dibelikan Deb untuk Bernie. Flor pun tersadar. ia mengakui bahwa ia hipokrit. dan menyatakan ingin berhenti bekerja dikeluarga Jhon. "setelah pertengkaran
dahsyat ini, aku kapanpun akan pergi ketika kau menghendaki" begitu Flor dengan tegas mengatakannya pada Jhon. Jhon melarang Flor melakukan itu. Jhon menyentuh sisi-sisi ke-katolikan Flo. "Jika kau melakukan itu, kau akan membuat christina merasa bersalah, dan bukankah kau tahu betapa tidak enaknya rasa ‘penyeselan’ itu". dan christina pun mengurungkan niatnya untuk mengundurkan
diri. semenjak saat itu Flor pun belajar bahasa inggris agar dapat lebih mudah berkomunikasi dengan pihak keluarga Jhon.
hari-hari berjalan seperti biasanya. Flor semakin tidak merasa nyaman. christina semakin dekat dengan Deb. waktunnya dengan christina semakin berkurang. Deb pun berencana memasukkan christina ke sekolah anak-anaknya. Flor menolak. tapi christina memohon pada Flor agar ia diizinkan untuk sekolah dengan David dan Bernie. dengan berat hati Flor mengizinkan christina. tapi semakin lama Flor merasa semakin tidak nyaman. anaknya seperti menjadi anak Deb. pada suatu malam Flor mengajak Jhon, ia ingin curhat menumpahkan segala kegelisahannya pada Jhon. prosesnya lucu banget. tidak disangka ternyata Jhon adalah lelaki yang penuh pengertian. Flor pun sangat terkesan dengan pribadi Jhon. "Baru pertama dalam seumur hidupku, ada seorang lelaki yang begitu mengerti perasaanku" begitu Flor jujur kepada Jhon. Benih-benih cinta mulai tumbuh dari hati Flor untuk Jhon.
sementara itu, Deb makin asik dengan kesibukkannya. affairnya dengan myke belum diketahui juga oleh Jhon. tapi melvyn orang tua Deb mengetahui hubungan gelap itu. di sisi lain, pekerjaan Jhon semakin sibuk. permintaan direstorannya semakin terus meningkat. ia harus sering lembur dan pulang dalam waktu yang sangat larut. hubungan dengan Deb pun semakin renggang. Deb juga sering bepergian terus dengan myke. seringkali ketika Jhon pulang, Deb tidak pernah ada di rumah. Jhon tidak curiga. tapi akibatnya waktunya dengan Flor semakin banyak. ia sering berbicara dengan Flor. waktu terus berlalu hubungan Jhon dengan Deb semakin tidak baik. Melvyn yang melihat gelagat tidak baik pada keluarga anaknya pun langsung mengingatkan anaknya. "Jika kau menginginkan keluargamu tetap utuh, hentikan semua permainanmu. demi Tuhan aku tidak pernah menemukan suami sebaik suamimu" begitu Melvyn mengingatkan anaknya. Deb merasa bersalah, dan ia bertekad akan berterus terang pada Jhon. Ketika Jhon pulang dari kerjanya. ia langsung menuju kamarnya. di dalam kamar Deb sedang menangis tersedu-sedu. Jhon bingung apa yang sedang terjadi. Deb sambil menangis menjelaskan semua yang dialaminya. ia menceritakan perselingkuhannya dengan myke si agen real estate. Jhon tampak shock. ia tidak menyangka Deb tega melakukan hal itu padanya. Jhon menenangkan dirinya. ia berusaha untuk tidak marah. tapi tetap saja Jhon begitu kesal. akhirnya ia berkata "sudahlah, jangan kau teruskan ceritamu. sudah tidak ada hal lain lagi yang perlu kita bicarakan. aku akan pergi mengantarkan Flor pulang kemudian akan menenangkan
diri. ia pun mengajak Flor. sesampainya ditempat Flor. Jhon agak ragu. akhirnya ia meminta Flor untuk tidak turun dari mobilnya dan mengajak Flor untuk menemani dirinya. Flor setuju bahkan terlihat sangat senang. Jhon mengajak Flor ke restorannya. Jhon mencoba menenangkan diri dengan memasak untuk Flor. Flor sangat terkagum-kagum dengan cara Jhon memasak. Flor terus memandangi Jhon ketika Jhon memasak. hidangan pun tersaji. Jhon mencoba menuangkan arak ke gelasnya. tapi Flor buru-buru mencegah Jhon. karena Flor tahu Jhon sedang ‘tidak nyaman’. Flor hanya meminta air putih saja. akhirnya mereka betul-betul minum hanya dengan air putih. Flor menikmati masakan Jhon. dan pujian pun mengalir dari bibir Flor. dan ternyata, tidak di sangka Jhon rupanya pria yang sangat romantis. ia memuji kecantikan Flor. "Flor, kau sangat sesuai dengan namamu. kalau tidak salah Flor sama artinya dengan bunga dan kesempurnaan. hanya lelaki bodoh saja yang meninggalkanmu" begitu Jhon memulai pujiannya.
"Ketika seseorang telah memandangmu, ia pasti akan terus memandangmu. kau betul-betul kesempurnaan itu. seseorang tidak akan mengedipkan matanya ketika memandangmu karena takut kehilangan kesempurnaan di depan matanya". Jhon pun telah mengedipkan matanya, kemudian menundukkan wajahnya. "dan aku telah kehilangan kesempurnaan di depan mataku, dan tahukah kau betapa aku ingin memandangmu untuk kedua kalinya. tapi aku takut kau tidak akan mengizinkannya". "Pandnglah aku kembali" Flor meminta dengan lirih. Jhon pun
langsung memandang kembali wajah Flor. mata mereka saling bertemu. keindahan itu bertemu. mereka melakukan deep kissing. tapi ketika akan meneruskan kehal yang lebih parah, Flor langsung menghentikan gerakan Jhon. "Maaf aku tidak bisa" kata Flor. "OK!" Jhon menimpali. Jhon sangat mengerti perasaan Flor. Mereka pun hanya berpandangan. haha… lucu banget. komunikasi bisu telah menyadarkan Flor betapa ia telah melakukan cinta yang terlarang. cinta pada suami orang lain. tapi dengan ketulusannya Flor mengakatan "Aku mencintaimu, Jhon!". tapi Jhon hanya diam. Flor pun langsung pergi dari tempat itu.
Jhon pun kembali ke rumahnya. di sisi lain,Deb dengan seribu kecurigaannya ingin menginterogasi Jhon. tapi ibunya melarang. "saat ini, musuhmu yang terbesar adalah dirimu sendiri. jika keluargamu ingin tetap utuh jangan kau turutkan perasaanmu. jemput suamimu dan katakan kepadanay ‘aku senang melihatmu kembali’". dengan sekuat hati Deb mencoba menjemput suaminya. dan dengan bahasa yang agak terbata ia mengatakan ‘aku hanya ingin mengatakan padamu Jhon, aku senang melihatmu kembali’. Jhon terpaku sesaat kemudian ia melangkah ke kamarnya. "Tidak ada yang perlu kita bicarakan lagi malam ini. aku lelah. aku ingin istirahat" jawab John sambil menuju kamarnya. tidak beberapa lama kemudian datanglah Bernie mengetuk kamar Jhon. menanyakan kabar Jhon dan mengakatan betapa khwatirnya ia melihat pertengkaran antara ibunya dengan Jhon. Bernie bilang betapa ia sangat mencintai ayahnya. Jhon pun hanya tersenyum dan meyakinkan Bernie bahwa semuanya akan baik-baik saja.
Keesokan harinya Flor datang untuk mengundurkan diri. ia mengajak christina pulang ke rumahnya. christina yand sudah merasa nyaman tinggal di rumah Jhon menolak. tapi dengan ketegasan Flor berhasil membawa christina pulang. perpisahan pun terjadi. Flor menemui Jhon, dan langsung memeluk lelaki itu dengan erat sekali. "Tahu kah kau bahwa tadi malam adalah malam yang
terindah yang pernah ku lalui seumur hidupku" seloroh Flor jujur. Jhon hanya menganggukan kepalanya sambil memeluk Flor erat. akhirnya Flor dan christina pun melanjutkan kehidupannya. The End.
begitulah akhir film itu menggantung. untuk lebih jelasnya nonton aja sendiri langsung.
komentar:
- "Jhon, kau benar-benar lelaki yang sempurna". salut gw …
- "Flor, kau adalah bintang bagi hidup dan anakmu. kau keras, tapi kau begitu peka terhadap kebenaran. kau begitu mudah menerima kritikan. dan harga dirimu itulah yang sangat aku hargai"
- "Christina, aduh lo sangat smart dan ceria banget seh, di tambah manis pula. jika lo di sini gw pasti naksir lo".
- "Deb, kau begitu ekspresif dan sedikit egois memaksakan kehendakmu. tapi kau orang yang hebat. berani mengakui semua salahmu".
- "Melvyn, walau pun kau sebelumnya pemabuk. kau berhasil menyelamatkan kelaurga anakmu".
- "film yang benar-benar menggambarkan egaliterisme". salut gw
August 4th, 2005 at 11:34 pm
mmh… panjang bgt tulisannya !!’ … tapi yg jelas ‘Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi,dsb’ stop ngerokoknya apalagi “123″ berat ching..
Jangan kterusan/ nyandu repot… kalau udah nyandu siapin aja 100 rb .. untuk rokok (minimal lho..:-? )sbulan…
ok rif …