MADRASAH IBN RUSYD

MADRASAH MEMBACA, MENGAMALKAN, DAN MENULIS

Archive for July, 2005


tafsir awam atas 2:120

"DAN TIDAK AKAN RIDHO ORANG-ORANG YAHUDI DAN TIDAK PULA ORANG-ORANG NASRANI SEHINGGA KAMU MENGIKUTI MILLAT MEREKA" ( Qs. 2:120)

ayat di atas sering kali menjadi sumber kesalahpahaman antara teman-teman kita yang muslim dengan teman-teman kita yang kristen dan yahudi. teman-teman muslim meyakini bahwa orang-orang kristen dan yahudi memang membenci kaum muslim. sementara dari temen-temen yang yahudi atau kristen menganggap bahwa ajaran al-quran penuh kebencian terhadap orang yahudi dan kristen.

betapa sering ayat di atas di kutip dalam forum-forum pengajian yang dilakukan oleh teman-teman muda muslim untuk menunjukkan bahwa yahudi dan kristen memang musuh utama islam. melihat tafsiran yang terlalu sederhana ini saya sering merasa jengah. saya awam dalam masalah tafsir, tapi terhadap tafsiran yang seperti ini jelas saya tidak setuju. mungkin temen-temen muda muslim yang lain juga tidak akan setuju kalau pernah sedikit belajar bahasa arab.

kata YAHUDI dan NASRANI dalam ayat di atas tertulis dalam bentuk ISIM MA’RIFAT karena di dahului oleh alif dan lam (dalam bahasa arabnya tertulis AL YAHUDI dan AL NASARA) sedangkan setiap ISIM MA’RIFAT menunjukkan kekhususan bukan keumuman. Jadi dari segi bahasa ayat tersebut harus ditafsirkan "bahwa ada sebagian (segolongan) orang yahudi dan sebagian (segolongan) orang kristen yang tidak senang terhadap orang islam  sebelum orang islam itu mengikuti millat mereka". sehingga ayat tersebut tidak men-generalisir bahwa seluruh orang yahudi dan kristen membenci orang islam. kemudian dari informasi yang diberikan al-quran juga, ada perbedaan tensi ketidakridoan orang yahudi dan kristen karena untuk orang yahudi al-quran menggunakan kata LAN sedangkan untuk orang kristen al-quran menggunakan kata LA. dalam pelajaran nahwu yang pernah saya ikuti, kata LAN menunjukkan kekonsistenan (tidak ada perubahan) sedangkan LA masih memungkinkan ketidak konsistenan (masih memungkian perubahan), sehingga dari kata yang digunakan dalam alquran, kebencian dari golongan tertentu dari umat yahudi tersebut selamanya tidak ada perubahan sedangkan kebencian dari golongan tertentu dari umat kristen masih memungkinkan adanya perubahan (bisa tidak membenci umat islam). kata-kata berikut menunjukkan ke’tidak’an yang semakin konsisten : LA-LAM-LAN.

karena sekali lagi alquran menunjukkan kekhususan atas orang-orang yahudi dan kristen tersebut maka kita harus mengetahui golongan manakah yang dimaksud oleh alquran tersebut. untuk itu perlu komunikasi yang mengedepankan dialog dan saling menghargai. jangan mengedepankan kebencian dan permusuhan. Perbedaan-perbedaan yang ada pada hakikatnya diciptakan supaya kita saling kenal mengenal dan saling bekerjasama.

semoga bisa sedikit memberikan warna yang berbeda kepada teman-teman muslim, yahudi (kalo ada) dan kristen.

wallahu’alam

dari gema

She asked him whether she
was pretty, he said…no.

She asked him if he would want to be
with her forever…. and he said no.

She asked him if he liked her …. he said no
Then she asked him if she were to leave
would he cry, and once again he replied no.

She had heard enough. As she walked away,
tears streaming down her face, the boy
grabbed her arm and said….

You’re not pretty, but you’re beautiful.
I dont want to be with you forever, but I NEED to be with you forever.
i DonT LikE YOU, but I LOVE YOU!!!
And I wouldnt cry if you walked away…I’d die…

ahmadiah

"wong ahmadiah itu gimana sih. kok yang di Parung sampai diduduki masyarakat. ajaran sesat ya, wong?"

gw bingung juga ngejelasinnya. gw cuma tau sedikit tentang ahmadiah. tapi mengomentari pendudukan masyarakat atas ‘markas’ ahmadiah gw sangat tidak setuju.

kebanyakan kita menilai ahmadiah dari ‘katanya’ tanpa melibatkan literatur yang jelas. mungkin ada juga yang menilai ahmadiah dari literatur tapi bukan dari sumber langsung tapi dari sumber yang memang ‘membenci’ ahmadiah.

ahmadiah adalah gerakan yang digulirkan oleh Mirza Ghulam Ahmad. nama ahmadiah sendiri tidak diambil dari mirza ghulam ahmad melainkan nama ini diambil dari nama nabi Muhammad Saw pada waktu periode Mekkah. nama "Ahmad" pada periode mekkah mencerminkan kelemahlembutan dan kasih sayang. sedangkan nama Muhammad menurut kaum ahmadiah adalah nama nabi pada periode Madinah yang mencerminkan "ketegasan" atau penggunaan "kekuasaan" di mana tata kehidupan masyarakat islam sudah betul-betul terbentuk.

kaum ahmadiah melihat kondisi umat islam dewasa ini seperti periode makkah dimana umat islam tidak memiliki kekuatan yang berarti dipercaturan dunia. pada masa ini kaum ahmadiah menyiapkan untuk terbentuknya tatanan masyarakat islam seperti yang pernah terjadi pada periode madinah.

sepeninggal mirza ghulam ahmad ahmadiah terpecah menjadi dua yakni ahmadiah Qadian dan ahmadiah Lahore. perbedaan ini muncul karena ada perbedaan penafsiran tentang sosok Mirza Ghulam Ahmad. kaum qadian meyakini bahwa mirza ghulam ahmad adalah seorang nabi sedangkan ahmadiah lahore menyatakan bahwa mirza ghulam ahmad bukanlah nabi tapi ia hanya merupakan sosok pembaharu saja. kaum qadian meyakini bahwa mirza ghulam ahmad menceritakan berbagai pengalaman mistiknya dalam ‘atadzkirah’ yang salah dipahami oleh orang luar sebagai alqurannya kaum ahmadiah.

kaum ahmadiah tidak memiliki kitab suci selain alquran. atadzkirah hanyalah kumpulan tulisan mirza ghulam ahmad yang menceritakan berbagai pengalamannya. sahadat orang ahmadiah juga sama dengan masyarakat muslim lainnya. dan hampir tidak ada perbedaan dalam tata cara beribadah dengan masyarakat muslim dari golongan yang lain. ada sedikit perbedaan mengenai tata cara shalat jum’at di mana pada golongan ahmadiah mensunnahkan kaum wanitanya untuk mengikuti shalat jum’at. sekali dalam tata cara beribadah ahmadiah hampir tidak ada perbedaan dengan umat islam dari golongan yang lain.

perbedaan yang mencolok dari ahmadiah dengan umat islam yang lain adalah dalam penafsiran atas beberapa tanda akhir zaman. ahmadiah meyakini bahwa nabi Isa As telah meninggal dunia dan tak mungkin kembali lagi (keyakinan ini didukung oleh ‘penelitian mereka’). penafsiran atas hadits yang mengatakan bahwa tanda akhir zaman adalah ‘turunnya almasih’ untuk yang kedua kalinya dalam ahmadiah berarti bukanlah yang turun itu benar-benar nabi Isa As melainkan bahwa orang yang menyerupai nabi Isa dalam semangat, akhlak, dan metode dakwahnya. orang tersebut tidak akan menggunakan pedang dan kekerasan tetapi akan mengalahkan lawan-lawannya dengan argumentasi yang baik. mereka juga menafsiri Ya’juj dan Ma’juj bukanlah sosok yang asing melainkan sosok Ya’juj dan Ma’juj itu adalah orang yang sudah sehari-hari kita kenal yakni orang kulit putih Eropa. menurut penelitian mereka bahwa memang bangsa kulit putih Eropa termasuk Amerika di dalamnya adalah keturunan Ya’juj dan Ma’juj yang terkurung oleh Iskandar Zulkarnaen seperti yang telah diceritakan. secara ringkas ahmadiah berkeyakinan bahwa nabi Isa As sudah meninggal dunia, Ya’ju dan Ma’juj juga telah keluar, sosok nabi Isa As dan Imam Mahdi pun sudah keluar yakni ada dalam pribadi Mirza Ghulam Ahmad.

ahmadiah yang memiliki pengikut paling banyak adalah ahmadiah qadian. sekarang ahmadiah qadian ini mempunyai struktur pemerintahan sendiri yang meliputi 137 negara yang ada di dunia. sementara ahmadiah lahore dari segi kuantitas memang sedikit tapi dari segi pengaruh ia lebih hebat dibandingkan dengan ahmadiah qadian. tokoh-tokoh ahmadiah lahore yang pertama kali mendakwahkan islam ke eropa. alquran pun pertama kali disebar luaskan (dengan terjemahan bahasa inggris) oleh ahmadiah lahore. mereka lah yang pertama-tama memperbaiki citra islam yang memang sudah tercoreng di negeri barat. dalam banyak hal ahmadiah lahore berhasil membangun konsepsi baru tentang islam di barat. menurut saya meraka (lahore) sangat berjasa sekali dalam penyebaran islam di barat.

menanggapi pertanyaan kawan saya di awal tulisan ini saya mengatakan padanya bahwa saya tidak berani untuk menilai ‘benar’ ’salah’ atau ’sesat’ ‘tidak sesat’. dalam masalah ini saya hanya berani untuk ’setuju’ atau ‘tidak setuju’. terhadap gerakan ahmadiah lahore saya tidak menemukan penyimpangan dari segi akidah (dalam hal ini masalah kenabian) jadi saya tidak ada masalah. tapi untuk qadian saya sangat tidak setuju yang mengatakan ‘bahwa kenabian itu merupakan rahmat dari Allah Swt, sehingga pintu kenabian tetap terbuka sampai hari akhir’. kenapa saya tidak setuju? karena Nabi Saw pernah menyebutkan kepada Ali As bahwa "Wahai Ali, Kedudukanmu di sisiku seperti kedudukan Harun di sisi Musa, hanya saja tidak ada nabi lagi setelah aku". berdasarkan hadits ini jelas sekali bahwa Rasulullah Muhammad Saw adalah Nabi dan Rasul yang terakhir.

sedangkan untuk masalah penafsiran terhadap tanda-tanda akhir zaman mereka berangkat dari literatur yang sama dengan masyarakat muslim lainnya yakni dari kitab Shahih Bukhari dan Shahih Muslim hanya saja ada perbedaan interpretasi terhadap teks-teks tersebut dengan masyarakat muslim lainnya. tapi jika betul mengikuti metode argumentasi mereke apa yang mereka kemukakan sangat masuk akal. dalam masalah ini saya tidak berani menilai ‘benar’ dan ’salah’ karena masalah tanda akhir zaman adalah masalah yang ghaib hanya Allah Swt saja yang paling mengetahui kebenarannya.

ahmadiah lahore bagi saya sama dengan umat muslim yang lain. sedangkan ahmadiah qadian juga sama hanya saja ada perbedaan doktrin dalam masalah kenabian. tetapi saya berkeyakinan mereka juga adalah muslim.

bagi saya setiap pilihan harus kita hormati. saya akan menghormati pilihan orang lain bahkan pilihan seorang untuk menjadi kafir atau ateis pun harus kita hormati. karena dalam islam tidak ada paksaan seseorang untuk menjadi kafir atau muslim. ‘barangsiapa kafir maka ia kafir untuk dirinya sendiri dan barangsiapa beriman maka iman itu juga untuk dirinya sendiri’. kalau kita bisa menghormati pilihan seseorang untuk menjadi kristen, budha, hindu atau yahudi kenapa kita tidak bisa menghormati pilihan saudara kita untuk mengikuti ajaran ahmadiah? kita harus menghormati setiap pilihan selama pilihan itu dilakukan dengan menggunakan akal sehat dan kesadaran.

wallahu’alam

pertama….

gw pengen banget nulis lagi. tapi duh sulitnya. sibuk ga puguh. tapi semoga aja ada hasilnya ding :)
kemarin selasa (26 Juli 2005) gw jalan-jalan ke pandeglang ma dhino dan eries. asik juga menyusuri alam pandeglang. masih sejuk.

dua tahun yang lalu gw juga maen ke pandeglang. ke rumah nana (sukarna). agak berbeda suasana waktu itu dengan sekarang. kota pandeglang lebih semarak kayaknya. denger-denger sih karena mo ada pemilu (itu kata pak Gandung ding). terus pas menyusuri jalanan di pandeglang ternyata apa yang pernah gw tulis di web forkoma kalo pedagang kecil kita dijajah memang kenyataan. gw nemuin banyak banget gerai-gerai alfamart di pelosok-pelosok pandeglang. kalo di serang yang banyak adalah indomaret eh di pandeglang mah alfamart. bagi wilayah kali ya.

gw presentasi sebentar di SMA Cahaya Madani Banten Boarding School (eh lama juga sih - hampir 2 jam-an). sehabis presentasi pak Gandung ngeritik gw katanya gw terlalu ‘apa adanya’, tidak bisa basa-basi. hehe terimakasih pak atas kritikannya. dari salahlah kita menjadi dewasa (ah niru subagio sastrawardoyo baget sih gw - dari dosalah kita menjadi dewasa).

setelah keperluan selesai kita makan di pasar pandeglang. pas makan ada anak kecil yang nyemir sepatu. paling umurnya baru 7 tahunan tapi udah sibuk cari uang. si anak memohon agar kita menyemir sepatu. ya sudah sepatu yang baru pertama kali aku pakai aku semir. kasihan kan anak itu kalo ga ada yang ngasih, soalnya sudah memohon-mohon. jadi teringat waktu kecil. gw juga pernah ngalamin hal seperti itu. cuman bedanya gw jualan kantong plastik. semoga Allah Yang Maha Pengasih Maha Penyayang membingmu adik kecil seperti Ia telah membimbingku (amiin). (aku juga jadi teringat padamu bunda Fathimah Az-Zahra, jadikan aku termasuk salah seorang anakmu, amin).

setelah mengantarkan pak Gandung ke kampus Untirta. gw pulang kampung. kangen sama orang tua. tiga mingguan lebih gw udah ga ketemu ibu. gw kangen sama sayur asem masakan ibu. bikin seger pikiran. ternyata bener, pas makan, sayur asem juga tersajikan. semangat deh rasanya. terima kasih bunda. terimakasih juga atas kecupan di ubun kepala ini. aku merasa sejuk bunda. bunda doaku semoga Allah Swt senantiasa membimbingmu dan menjagamu, amin.

sesudah makan gw dan temen-temen balik ke jakarta (eh Depok ding). nyampe Depok jam 10 malem. gw rencananya istirahat sebentar tapi eh malah ketiduran. untung waker gw bunyi jam 3 pagi. karena belum sholat isya, akhirnya gw sholat isya jam 3.30-an. ya sudah aktivitas pun berjalan seperti biasanya.

sehabis sholat subuh gw tidur lagi. bangun jam 10-an. mandi terus makan rame-rame sekitar jam 11-an sama eries, johan, aip, andri dan umar. gila sambil makan ngelucu mulu. mabok gw. ga kuat ketawa mulu. sehabis dzuhur gw nyuci. eh lumayan banyak juga cucian gw. sehabis nyuci gw nyetrika. ternyata baju gw yang belum gw setrika banyak banget. sampe asar belum selesai juga. ya udah mendingan shalat asar dulu terus baru diterusin lagi nyetrikanya. selesai nyetrika jam di hp sudah menunjukkan angka 17.05. terus gw rencanya mau ngelanjutin novel bacaan gw karangan umberto eco “The Name Of The Rose”. tapi ga sempet. malah ngobrol sama bang adi. hehe sampe maghrib lagi. dari ngomongin motor, masjid, latihan bela diri ampe soal angkutan umum. ga penting banget deh :). sehabis magrib gw makan baso. terus baca novel eco sedikit. tapi ada tamu. ngajakin makan. tapi keburu sholat isya dulu. ya udah shalat isya aja dulu, terus baru makan bareng ma anak-anak. dasar anak-anak, kalo dah ngumpul pasti ngocol mulu. humornya ‘dewasa’ banget lagi. ya akhirnya gw lihat friendster dan bikin blog ini.